PENGALAMATAN IP
SUBNETTING
Pengalamatan Logikal
·
Pada lapisan network, digunakan
pengalamatan logikal, hierarkikal.
·
Dengan internet protocol(IP),
alamat ini adalah sebuah skema pengalamatan 32-bit terdiri dari 4 Oktet.
·
Klasifikasi aringan ditentukan
oleh Oktet pertama
§ Kelas A : 1-26
§ Kelas B : 128-191
§ Kelas C : 192-223
§ Kelas D : 224-239 (Multi Casting)
§
Kelas E : 240-255 (Experimental)
Jaringan
Vs Host
Kelas
A : 2 pangkat 7 =126 jaringan :2 pangkat
24 >16 juta Host
|
N
|
H
|
H
|
H
|
Kelas B : 2 pangkat 14 =16.384 jaringan :2 pangkat 16
>65. 534 Host
|
N
|
N
|
H
|
H
|
Kelas C : 2 pangkat 21 = 2 Juta jaringan :2 pangkat 8
= 254 Host
|
N
|
N
|
N
|
H
|
Mengapa
perlu subnet ?
·
Ingat : kita selalu berhubungan
dengan topologi broadcast.
·
Dapat anda bayangkan trafik yang
terjadi pada jaringan dengan 254 Host mencoba saling mengetahui alamat MAC satu
sama lain.
·
Subnetting memungkinkan kita
mensgmentasi LAN menjadi beberapa logica boardcast domains yang disebut Subnet,
dengan itu akan menaikkan performansi dari jaringan.
Pinjaman
Bit
·
Untuk keperluan subnet, kita harus
meminjam bit-bit porsi Host pada alamt IP.
·
Pertama , kita tentukan berapa
subnet yang dibutuhkan dan berapa host persubnet.
·
Kita lakukan itu menggunakan
keajaiban angka 2
v Contoh, diinginkan 8 subnet pada jaringan kelas C :
§ 2 pangkat 4 = 16 – 2 = 14 subnet.
§ Ingat, kita kurangi 2 karena kedua subnet tersebut tidak digunakan.
v Berapa banyak Host yang kita miliki
§ Karena kelas C, maka 4 bit sisa : 2 pangkat 4 = 16 – 2 =14 Host
§
Ingat , dikurangi 2 karena satu
alamat digunakan sebagai alamat jaringan dan satu lagi sebagai alamat
Broadcast.
Subnet
Mask
·
Kita menentukan alamat subnet
dengan menjumlahkan nilai desimal
bit-bit yang dipinjam.
·
Contoh kelas C sebelumnya,
dipinjam 4 bit. Dibawah ini di tunjukkan oktet host, bit yang dipinjam dan
nilai desimalnya.
1 1 1 1 1 1 1 1
128
64 32 16 8 4 2 1
Jumlah nilai desimal
niali bit-bit ini adalah 240 ini adalah oktet bukan-nol akhir dari
subnet mask kita.
Sehingga
subnetmask kita adalah 255.255.255.240
Oktet
bukan-nol akhir
·
Ingatlah tabel ini, dapat
digunakan untuk:
§ Dengan cepat menghitung oktet bukan-nol akhir, jika diberikan jumlah
bit yang di pinjam.
§ Menentukan jumlah bit yang dipinjam, jika diberikan oktet bukan-nol
terakhir.
§ Menentukan sisa bit porsi Host dan jumlah Host yang ada pada subnet.
|
Bit Borrowed
|
Non-Zero Oktet
|
Host
|
|
2
|
192
|
62
|
|
3
|
224
|
30
|
|
4
|
240
|
14
|
|
5
|
248
|
6
|
|
6
|
252
|
2
|
Notasi
CIDR
·
Classless inter domain routing
adalah metode penyajian alamat IP dengan subnet masknya menggunakan prefiks.
·
Contoh: 192.168.50.0/27
·
Apa arti angka 27 bagi kita?
ü 27 adalah jumlah bit-bit 1 dari subnet mask, jadi subnet masknya 255.255.255.224
dari 27-24= 2 bit terdepan
ü Juga, kita tahu 192 adalah jaringan kelas C, jadi diketahui bit yang
dipinjam 3 !!
ü Akhirnya kita tahu angka ajaibnya adalah : 3, 256-224= 32 sehingga
alamat subnet pertama terpakai adalah 192.168.50.32 !!
TANKS...........!!
silahkan mencoba.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar