Senin, 14 April 2014

IP Subnetting

PENGALAMATAN IP SUBNETTING
Pengalamatan Logikal
·         Pada lapisan network, digunakan pengalamatan logikal, hierarkikal.
·         Dengan internet protocol(IP), alamat ini adalah sebuah skema pengalamatan 32-bit terdiri dari 4 Oktet.
·         Klasifikasi aringan ditentukan oleh Oktet pertama
§  Kelas A : 1-26
§  Kelas B  : 128-191
§  Kelas C  : 192-223
§  Kelas D : 224-239 (Multi Casting)
§  Kelas E  : 240-255 (Experimental)
Jaringan Vs Host
                Kelas A : 2 pangkat 7 =126 jaringan :2 pangkat 24 >16 juta Host  
N
H
H
H
               
Kelas B  : 2 pangkat 14 =16.384 jaringan :2 pangkat 16 >65. 534 Host
N
N
H
H

Kelas C  : 2 pangkat 21 = 2 Juta jaringan :2 pangkat 8 = 254 Host
N
N
N
H

Mengapa perlu subnet ?
·         Ingat : kita selalu berhubungan dengan topologi broadcast.
·         Dapat anda bayangkan trafik yang terjadi pada jaringan dengan 254 Host mencoba saling mengetahui alamat MAC satu sama lain.
·         Subnetting memungkinkan kita mensgmentasi LAN menjadi beberapa logica boardcast domains yang disebut Subnet, dengan itu akan menaikkan performansi dari jaringan.
Pinjaman Bit
·         Untuk keperluan subnet, kita harus meminjam bit-bit porsi Host pada alamt IP.
·         Pertama , kita tentukan berapa subnet yang dibutuhkan dan berapa host persubnet.
·         Kita lakukan itu menggunakan keajaiban angka 2
v  Contoh, diinginkan 8 subnet pada jaringan kelas C :
§  2 pangkat 4 = 16 – 2 = 14 subnet.
§  Ingat, kita kurangi 2 karena kedua subnet tersebut tidak digunakan.

v  Berapa banyak Host yang kita miliki
§  Karena kelas C, maka 4 bit sisa : 2 pangkat 4 = 16 – 2 =14 Host
§  Ingat , dikurangi 2 karena satu alamat digunakan sebagai alamat jaringan dan satu lagi sebagai alamat Broadcast.

Subnet Mask
·         Kita menentukan alamat subnet dengan menjumlahkan nilai  desimal bit-bit yang dipinjam.
·         Contoh kelas C sebelumnya, dipinjam 4 bit. Dibawah ini di tunjukkan oktet host, bit yang dipinjam dan nilai desimalnya.
     1            1             1           1             1            1            1            1         
   128        64           32         16            8            4            2            1
Jumlah nilai desimal niali bit-bit ini adalah 240 ini adalah oktet bukan-nol akhir dari subnet mask kita.
Sehingga subnetmask  kita adalah 255.255.255.240

Oktet bukan-nol akhir
·         Ingatlah tabel ini, dapat digunakan untuk:
§  Dengan cepat menghitung oktet bukan-nol akhir, jika diberikan jumlah bit yang di pinjam.
§  Menentukan jumlah bit yang dipinjam, jika diberikan oktet bukan-nol terakhir.
§  Menentukan sisa bit porsi Host dan jumlah Host yang ada pada subnet.
Bit Borrowed
Non-Zero Oktet
Host
2
192
62
3
224
30
4
240
14
5
248
6
6
252
2
Notasi CIDR
·         Classless inter domain routing adalah metode penyajian alamat IP dengan subnet masknya menggunakan prefiks.
·         Contoh: 192.168.50.0/27
·         Apa arti angka 27 bagi kita?
ü  27 adalah jumlah bit-bit 1 dari subnet mask, jadi subnet masknya 255.255.255.224 dari 27-24= 2 bit terdepan
ü  Juga, kita tahu 192 adalah jaringan kelas C, jadi diketahui bit yang dipinjam 3 !!
ü  Akhirnya kita tahu angka ajaibnya adalah : 3, 256-224= 32 sehingga alamat subnet pertama terpakai adalah 192.168.50.32 !!
TANKS...........!! silahkan mencoba.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar